Up-Date/Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Theotolologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Theotolologi. Tampilkan semua postingan

Tragedi Jambu Kluthuk!


Saya punya satu cerita menarik dengan 2 versi.


VERSI PERTAMA

Begini:
Lurah kampung kami terkenal sebagai orang tua yang tegas, namun arif lagi bijaksana dalam segala hal.

Suatu ketika, beliau memergoki 2 orang anak tetangga mencuri sebiji jambu kluthuk di halaman belakang rumahnya. Karuan saja anak-anak ini langsung dia tangkap, kemudian ditegur dan dinasehati bahwa mengambil buah jambu kluthuk di halaman orang lain secara diam-diam itu salah.

Karena sadar akan kesalahannya, anak-anak ini kemudian memohon maaf kepada pak Lurah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan mereka.

Sebagai orangtua yang arif, tentu saja pak Lurah menerima permohonan maaf anak-anak itu dengan penuh welas asih. Namun sebagai Lurah, dengan tujuan pembelajaran, beliau kemudian tidak memperbolehkan anak-anak ini untuk masuk lagi ke halaman belakang rumahnya secara diam-diam.

Sejak kejadian itu, anak-anak tadi pun tidak pernah lagi terlihat berada di dekat rumah pak Lurah.

Cerita pun TAMAT sampai di di situ.




VERSI KEDUA

Ceritanya persis sama seperti versi pertama. Cuma ada tambahan sedikit begini:
Beberapa tahun setelah kejadian itu, entah dari mana asalnya, seorang penderita gangguan ingatan masuk ke kampung kami dan berkeliling kampung mengabarkan berita kepada setiap orang yang ditemuinya bahwa dirinya adalah seorang Carik (jurutulis di kantor pak Lurah) yang diangkat langsung oleh pak Lurah dan diperintah untuk mengabarkan berita bahwa peristiwa pencurian sebiji jambu kluthuk oleh 2 anak tetangga beberapa tahun silam itu telah membuat pak Lurah sedemikian murka, sehingga untuk melampiaskan kemurkaannya kepada 2 anak tetangga yang sudah minta maaf tsb, pak Lurah menggantung anak tunggalnya sendiri sampai mati!

Menurut cerita si Carik dari negeri antah barantah ini, membunuh satu-satunya anak kandung kesayangannya itu dilakukan oleh pak Lurah sebagai penebus kesalahan yang dilakukan oleh 2 anak tetangganya!



Sampai di sini, menurut anda cerita versi mana yang 
lebih masuk akal dan lebih bisa dipercaya?  
Versi pertama, atau versi kedua?
Alasannya?




[Sumber: Gus Mendem, bermain antara iman & logika]





** Pernah diperdebatkan juga di sini

Siapakah Allah Yesus dan Allah Kita?

Menyibak tabir di balik doktrin kristen

MAU NONTON AKROBAT DARI PEMAIN LOGIKA JUNGKIR BALIK?

Perhatikan bagaimana umat Paulus coba menjawab pertanyaan Maria Magdalena kepada Yesus perihal "SIAPA" yang dimaksud sebagai "TUHANNYA" Yesus menurut Yohanes 20:17 di sini dan di sini

Penulis Yohanes 13:13 Pun Ikut Bingung!


SEBUAH DIALOG RINGAN TENTANG BUKTI KETUHANAN  YESUS

"Benarkah Injil menyebutkan bahwa Yesus adalah Tuhan?"
"Benar!"
"Ayat-ayat manakah yang memastikan hal itu?"
"Yohanes 13:13"
"Dapatkah anda tunjukkan?"
"Tentu saja! Ini dia: .... "

ALKITAB VERSI TERKINI
"Kamu menyebut Aku Guru dan TUHAN, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan TUHAN." (Yohanes 13:13)

ALKITAB VERSI KSI (TAHUN 2000)
"Kamu menyebut Aku Guru dan Junjungan. Memang sepatutnyalah demikian, karena Aku adalah Guru dan Junjungan." (Yohanes 13:13)

ALKITAB VERSI ENDE (TAHUN 1969)
"Kamu memanggil Aku Guru dan Tuan. Dan tepatlah demikian, sebab memang itulah Aku!"  (Yohanes 13:13)

ALKITAB VERSI SCHELLABEAR DRAFT (TAHUN 1912)
"Adapun kamu menyebutkan aku guru dan Rabbi, maka patutlah katamu itu, karena akulah dia." (Yohanes 13:13)

ALKITAB VERSI KLINKERT (TAHUN 1870)
"Bahwa akoe dipanggil olihmoe goeroe dan toewan (baca: tuan), maka benarlah bagitoe, karena akoelah dia."  (Yohanes 13:13)

"Lha? Lantas siapa yang memberi otoritas kepada penulis Injil untuk merobah kata (dan pengertian) dari Toewan menjadi Rabbi, dari Rabbi menjadii Tuan, dari Tuan menjadi Junjungan dan dari Junjungan menjadi Tuhan? 

Apakah itu perintah dari Tuhan sendiri? 
Kepada siapa? 
Kapan?"

"Ooohhh ..... tentang itu saya kurang tau, mas! 
Maap ya, saya permisi dulu, ..... mau beli obat sakit kepala!"

CATATAN
Rabi atau Rabbi (Ibrani Klasik רִבִּי ribbī; Ashkenazi modern dan Israel רַבִּי rabbī) dalam Yudaisme, berarti "guru", atau arti harafiahnya "yang agung".

Kata "Rabi" berasal dari akar kata bahasa Ibrani RaV, yang dalam bahasa Ibrani alkitabiah berarti "besar" atau "terkemuka, (dalam pengetahuan)".

Dalam aliran-aliran Yudea kuno, kaum bijaksana disapa sebagai רִבִּי (Ribbi atau Rebbi) — dalam abad-abad belakangan ini diubah ucapannya menjadi Rabi ("guruku"). Istilah sapaan penghormatan ini lambat laun dipergunakan sebagai gelar, dan akhiran pronomina "i" ("-ku") kehilangan maknanya karena seringnya kata ini digunakan. Di Eropa Timur, Rabi diucapkan sebagai "Ravin," (׀אגגטם).  [Lihat: wikipedia.org bahasa indonesia, kata kunci "rabi"]

[Sumber: Islam Menjawab Fitnah]

Menurut Ajaran Kristen Siapakah Sebenarnya Iblis Itu?


Topik ini di sebelah jadi kacau balau. Padahal kalau ada umat kristen yang bisa menjawab tuntas, sebenarnya ini cukup menarik.

MARI KITA BICARA TENTANG IBLIS MENURUT AJARAN KRISTEN

Coba bantu GM untuk bisa lebih memahami persepsi kalian tentang iblis menurut ajaran kristen. Yang GM maksud adalah berdasarkan bukti-bukti tertulis dalam alkitab tentang:

1. Siapa yang menciptakan iblis,
2. Kapan dan bagaimana iblis tercipta,
3. Untuk apa iblis diciptakan, dan
4. Antara Bapa dan Iblis, siapa sesungguhnya yang lebih berkuasa?

Itu saja dulu.

Kristen yang merasa punya pengetahuan cukup untuk menjawab, sepanjang tidak OOT, OON, TANYA BALIK, dan HUJAT, monggo, silahken.

[Gus Mendem Bertanya]

Kitab Perjanjian Lama Mengisyaratkan Bahwa Umat Kristen Masuk Neraka!


Banyak ayat dalam Alkitab yang menyebutkan dan memaparkan bahwa umat Kristen akan masuk neraka. Hal itu mudah sekali ditemukan baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Tidak percaya? 

Mari kita buktikan saja satu demi satu. Kita mulai dari KITAB PERJANJIAN LAMA, dan perhatikanlah yang berikut ini: 

1. [Ulangan 5:7] "Jangan menyembah Allah-Allah lain. Sembahlah Aku saja." 
  • Allah telah memerintahkan: Jangan menyembah Tuhan-Tuhan yang lain, kecuali Allah saja. Jadi, jelas sekali itu adalah larangan untuk jangan menyembah "Tuhan" Yesus dan "Tuhan" Roh Kudus!
2. [Ulangan 6:4] "Dengarlah, hai orang Israel: Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa!"
  •  Tuhan adalah Allah, dan Allah itu adalah Esa. Esa adalah satu Bukan tiga, atau tiga dalam satu, atau satu dalam tiga dan segala macam bentuk rumusan baru lainnya yang tidak pernah dikenal dalam kitab Perjanjian lama.
3. [Ulangan 4:35] "Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, Tidak ada yang lain kecuali Dia."
  •  Allah adalah Tuhan. Selain Dia tidak ada Tuhan lagi. Jadi, selain Allah tentu saja tidak ada yang namanya "tuhan" Yesus, apalagi "tuhan" Roh Kudus.
4. [Ulangan 4:39] "Sebab itu sadarilah hari ini dan jangan lupa: Tuhan satu-satunya, Allah di langit dan di bumi; tak ada yang lain."
  • Allah adalah satu-satunya Tuhan, baik di langit maupun di bumi. Tidak ada yang namanya "Tuhan turun ke dunia" alias "tuhan bumi" (Yesus) dan anekdot-anekdot jiplakan filsafat Yunani, Romawi, Mesir dan sebagainya itu. Pokoknya, selain Allah tidak ada Tuhan yang lain, tuhan apa pun itu namanya! Jangan pernah abaikan itu!
5. [Ulangan 5:7] " ... Jangan ada padamu Allah lain dihadapan-Ku."
  • Jangan pernah berfikir, apalagi sampai menyembah tuhan-tuhan selain Allah.
6. [Ulangan 33:26] " .... tidak ada yang seperti Allah."
  • Kurang jelas gimana lagi? Tidak ada apa pun yang serupa dengan Allah!
7. [2Samuel 7:22] "Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan Allah, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami."
  •  Tidak ada yang sama dengan Allah. Jadi, Yesus dan Roh Kudus tidak sama dengan Allah, sebab Yesus dan Roh Kudus memang bukan Allah. Ingat, Tuhan sudah berfirman; tidak ada Tuhan selain Allah!
8. [Keluaran 9:14] " ... dengan maksud supaya engkau mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti Aku di seluruh bumi."
  •  Ini penegasan yang keberapa kali, coba? Tidak ada sesuatu pun yang seperti Allah, di mana pun di seluruh muka bumi ini!
9. [Keluaran 20:1-5] Lalu Allah mengucapkan segala firman ini: "Akulah Tuhan, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapanKu. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, Tuhan, Allahmu, adalah orang yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapak kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,"
  •  Dalam ayat Keluaran 20:1-5 di atas, jelas terlihat bahwa Allah memperingatkan supaya jangan ada Tuhan lain di hadapan Dia. Jangan membuat patung apapun, namun nampaknya semua gereja di dunia telah melanggar perintah ini karena mereka selalu membuat dan memasang patung Yesus dan Bunda Maria, bahkan kemudian mereka sembah pula patung-patung itu sebagai Tuhan. Perbuatan ini (sujud menyembah Yesus) tentu saja membuat Allah murka, dan Dia akan membalas kesesatan ini kelak di akhirat dengan sangat keras!
10. [Yesaya 43:11] "Aku, Akulah Tuhan dan Tidak ada juruselamat selain daripada-Ku
  •  Allah lah Tuhan, dan tidak ada Juruselamat bagi manusia selain Allah.
11. [Hosea 13:4] "Tetapi Aku adalah Tuhan, Allahmu sejak di tanah Mesir; engkau tidak mengenal Allah kecuali Aku, dan tidak ada juruselamat selain dari Aku."
  •  Jangan berharap masih ada lagi kalimat Mutlak-Absolut yang lebih hebat dari dua ayat di atas ini [Hosea 13:4 juga Yes.43:11]. Karenanya, baca, renungi, hayati, percayai dan praktekkanlah ajaran murni Yesus ini, wahai umat Kristen! Bahwa Allah lah Tuhan, dan tidak ada juruselamat lain kecuali Allah saja!
  • Atau kalian, umat Kristen, masih ingin terus "main sulap" dengan mengatakan bahwa Juruselamat itu adalah Yesus? Pemberian gelar dan keyakinan seperti ini datangnya lewat jalur mana lagi? Sedangkan ketetapan Allah yang dituliskan dalam ayat Yesaya 43:11 dan Hosea 13:4 ini sudah demikian jelas, yakni Tiada Tuhan dan tiada Juruselamat lain kecuali Allah!
  •  Masihkah kalian semua menantang kebenaran yang jelas-jelas terpampang dalam Kitab Suci kalian sendiri, dan masih lebih memilih untuk mempercayai dogma hasil rekayasa Paulus? Terserah kalianlah! Tokh dengan membiarkan diri dalam kesesatan yang demikian nyata itu kalian sendiri sudah tahu akibatnya, yaitu masuk neraka!
12. [Yesaya 43:12-13] " ... dan Akulah Allah. Juga seterusnya Aku tetap Dia,"
  • Mengertikah kalian apa arti ayat di atas? Allah itu adalah Allah, dan sampai kapanpun Allah tetap Allah. Allah tidak pernah berfirman bahwa kelak pada suatu masa Dia akan turun ke dunia untuk menjadi manusia, atau seperti yang kalian fikir, menjadi Yesus. Sejak alam semesta ini diciptakan jutaan taun lalu, Allah pun tidak pernah mengajarkan segala sesuatu yang kemudian dijadikan doktrin-doktrin sesat kristen menyangkut eksistensi diri-Nya sendiri oleh "Paulus & Rekan" sekitar 2000 tahun lalu.
13. [Yesaya 45:5] "Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah."
  • Yang namanya Tuhan sudah jelas hanya Allah semata. Karenanya, jelas pula bahwa selain Dia, tidak ada tuhan-tuhan lain lagi.
14. [Yesaya 45:21] " ... Bukanka Aku Tuhan? Tidak ada yang lain, tidak ada Allah lain selain daripada-Ku! Allah yang adil dan juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku!"
  •  Allah adalah Tuhan dan Tidak ada Tuhan selain Dia. Juruselamat juga hanya Allah saja dan tidak ada juruselamat lain selain Allah.
15. [Yesaya 46:9] "Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku."
  • Ingatlah, bahwa sejak dari jaman dahulu kala Tuhan itu hanya Allah, dan selain Dia tidak ada Tuhan yang lain. Jadi, sejak jaman purba pun sebenarnya Yesus dan Roh Kudus itu tidak pernah jadi Tuhan. Dan karena tidak ada yang sama dengan Allah, maka Yesus dan Roh Kudus pun, yang jelas-jelas tidak sama dengan Allah, menjadi mustahil sehakekat, sederajat, se-esensi dan lain sebagainya dengan Allah. Apa pun argumen kalian, Yesus dan Roh Kudus sama sekali sangat berbeda dengan Allah!
16. [Yesaya 48:12] "Dengarlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, akylah yang terdahulu juga yang terkemudian!"
  • Allah tidak pernah berobah, dari dulu Dia adalah satu-satunya Tuhan dan sampai kapan pun tetap Tuhan satu-satunya. Dalam kitab Perjanjian Lama Allah tidak pernah berfirman bahwa suatu ketika kelak, setelah menyelamatkan seorang anak manusia bernama Yesus dari kehinaan mati di tiang salib, diri-Nya akan "membelah diri" menjadi 3 oknum seperti yang selama ini kalian sebut-sebut mengikuti kredo rasuli (Percaya pada Tuhan Allah; Tuhan Yesus; dan Tuhan Roh Kudus). Jika dari awalnya Allah adalah Tuhan yang satu, maka sampai kapan pun akan tetap demikian, Allah tetap satu-satunya Tuhan yang tidak ada bandingnya!. 
  •  Dalam Kitab Yesaya 48:12 di atas Allah tegas-tegas menyatakan diri-Nya sebagai "yang terdahulu dan yang terkemudian." Artinya, Dialah yang terdahulu, sekaligus pula dialah yang terkemudian. Allah tidak pernah berfirman bahwa Dia adalah yang terdahulu sedangkan Yesus yang terkemudian (kemudian coba fikirkan sendiri, lantas posisi Roh Kudus di mana di antara yang terdahulu dan terkemudian itu? Yang "ter-tengah?"  Jadi, sudah sangat jelas bahwa: Yang Terdahulu adalah Allah, dan Yang Terkemudian adalah Allah.
17. [Yesaya 49:26] "Aku akan memaksa orang yang menindas engkau makan dagingnya sendiri. Dan mereka akan mabuk minum darahnya sendiri, seperti orang mabuk minum anggur baru, supaya seluruh umat manusia mengetahui, bahwa Aku, Tuhan, adalah juruselamatmu dan penebusmu, yang mahakuat, Allah Yakub."
  •  Allah-lah Tuhan dan Juruselamat. Bukan Roh Kudus, apalagi Yesus!
18. [Yesaya 54:5] "Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya; yang menjadi penebusmu ialah yang mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi."
  • Allah adalah Tuhan semesta Alam. Tuhan seluruh umat manusia.  
19. [Yesaya 60:16] " .... maka engkau akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan, juruselamatmu, dan penebusmu, yang mahakuasa, Allah Yakub."
  • Tuhan adalah: Allah
  • Juruselamat adalah: Allah
  • Sang Penebus adalah: Allah
  • Yang Mahakuasa adalah: Allah
Dari sini sangat jelas dan sangat mudah difahami bahwa tidak ada tempat bagi "Tuhan" lain -- seperti Yesus dan Roh Kudus -- di mana pun juga di alam semesta ini. 

20. [Yesaya 63:8-9] "Bukankah Ia berfirman: "Sungguh, merekalah umatKu, anak-anak yang tidak akan berlaku curang," maka Ia menjadi juruselamat mereka dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka sejak zaman dahulu kala."
  • Juruselamat adalah Allah. Bukan seorang duta atau utusan Allah! Allah tidak pernah mengutus Yesus sebagai Juruselamat kecuali hanya sebagai pembawa kabar baik dan pemberi peringatan. Persis sama dengan tugas seluruh nabi-nabi-Nya yang diutus sebelum dan setelah kedatangan Yesus! Jika kalian mencari jurusekamat yang sesungguhnya, maka hanya Allah sendirilah Juruselamat itu.
KESIMPULAN:

1. Tuhan itu hanya satu [Ulangan 6:4].
2. Tuhan itu hanya Allah saja [Ulangan 6:4, 4:35]
3. Jangan menyembah kepada selain Allah [Ulangan 5:7]

4. Tiada Tuhan yang lain selain Allah [Ulangan 4:35, II Samuel 7:22]

5. Tidak ada Tuhan yang namanya Yesus Kristus apalagi Roh Kudus [Ulangan 4:35].

6. Tuhan satu-satunya di langit dan di bumi hanya Allah saja [Ulangan 4:39].
7. Sejak dulu Tuhan hanyalah Allah [Yesaya 46:9]
8. Tidak ada yang seperti Allah di seluruh bumi [Keluaran 9:14]
9. Jangan sujud menyembah kepada selain Allah [Keluaran 20:5]
10. Tidak ada yang seperti Allah [Ulangan 33:26]
11. Tidak ada yang sama dengan Allah [II Samuel 7:22]
12. Tidak ada Tuhan selain Allah [II Samuel 7:22]
13. Allah tetap sama, tidak pernah berubah menjadi tiga bagian [Yesaya 48:12].
14. Yang terdahulu = Allah, Yang terkemudian = Allah [Yesaya 48:12].
15. Juruselamat itu hanya Allah saja [Yesaya 49:26, 54:5, 60:16, 63:8].
16. Tidak ada Juruselamat selain Allah [Yesaya 43:11, 46:9, Hosea 13:4].
17. Selama-lamanya Allah tetap Allah [Yesaya 43:12-13]
18. Allah tetap sama dan tidak pernah berubah-ubah [Yesaya 48:12]
19. Allah adalah Juruselamat [Yesaya 54:5, 63:8-9]
20. Allah adalah Juruselamat dan dia tidak mengirim duta/utusan sebagai Juruselamat [Yesaya 63:8-9]
Jika kalian masih juga menentang firman Allah di atas, dan tetap nekad mempertahankan doktrin Paulus & Rekan bahwa Yesus Kristus dan Roh Kudus adalah Tuhan selain Allah, dan lebih gawat lagi, menyembah mereka secara bersamaan pula, maka jelas sekali itu adalah sebuah pembangkangan luar biasa berani terhadap Allah, sekaligus kesesatan yang sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat-sangat nyata! 
Dan jika kalian tidak juga insyaf dan segera bertaubat dari perbuatan yang sangat dimurkai oleh Allah ini, maka siap-siap sajalah. Balasannya sudah pasti MASUK NERAKA!

[Sumber: Islam Menjawab Fitnah]


Injil Menolak Ketuhanan Yesus

Islam adalah satu-satunya agama yang menyatakan dan meyakini adanya Tuhan yang sempurna. Artinya, bahwa Dia tiada memiliki sekutu baik dalam tabiat maupun sifat-sifat-Nya. Seperti dalam firmanNYA: "Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia." (Al-Ikhlas: 1-4)

Baru-baru ini di Benoni, Afrika Selatan, ada seorang penginjil yang kurang mahir dalam ilmu agama, tapi ia suka mengagung-agungkan waham pribadinya. Dia menyatakan bahwa dirinya adalah utusan Al Masih, yang ditugaskan Allah untuk mengkristenkan kaum Muslimin. Karena ia seorang advokat, tentu saja ia memiliki kemahiran dalam bersilat lidah. Ia malah berani menggunakan Al-Qur'anul Karim sebagai dalil khotbahnya, meskipun menyimpang dari tujuan dan pengertian yang sebenarnya.

Ia memang sama sekali tidak memahami sepatah katapun bahasa Arab. Ia ingin agar kaum muslimin mengimani bahwa Isa As adalah Tuhan juga, padahal ini suatu akidah yang amat buruk bagi kita, kaum muslimin. Akidah ini amat bertentangan dengan kesempurnaan Allah Ta'ala yang mutlak.

Dengan berbagai cara orang ini berupaya memutar-balikkan jalan kebenaran. Namun Allah SWT berfirman: "Katakanlah (Muhammad): "Telah datang kebenaran (Islam) dan telah hancur kebatilan. Sesungguhnya yang batil Itu pasti akan hancur." (Al-Isra: 81)

Dengan demikian jelaslah, segala daya upaya orang tidak akan berhasil, karena jalur kebenaran itu tidak dapat diputar-balikkan dan ini sesuai dengan janji Allah dalam firman-Nya. [Baca selengkapnya]

Siapa Sebenarnya Penyelamat Manusia?


Selamat tinggal Gereja Katolik saya merasa berhutang budi kepadamu karena engkau telah mendewasakan pribadiku dan mengembangkannya. Seminggu setelah aku mengambil keputusan ini, aku masih tetap menangis. Bukan menangis menyesal telah mengambil keputusan yang engkau anggap salah, namun perpisahan dengan engkau almamater yang telah sekian lama aku berkecimpung di dalamnya cukup mengharukan dan menyedihkan hatiku. Walaupun pengajaran-pengajaranmu banyak yang tidak kupercaya lagi namun aku ingin menjadi sahabatmu yang baik, walaupun aku sudah dalam biduk lain.

Akhir tulisan saya, saya ingin minta maaf kepada para Wali Gereja Katolik terlebih-lebih Bapa Uskup Alb. Hermelink Gentiaras SCY, bekas Uskup Tanjungkarang, Mgr. P.S. Harjosumarto MSC, Uskup Purwokerto, para Pastor yang telah mengenal saya, sesama rekan Guru Agama dan saudara-saudara yang beragama Katolik, barangkali saya dianggap telah mengambil keputusan yang sesat. Namun keputusan itu telah saya ambil dalam kedewasaan pribadi, waktu yang lama, studi yang mendalam dan doa kepada Tuhan. Akhirnya saya mengucapkan selamat tinggal ...... selengkapnya